5 Contoh Penggunaan Internet Marketing Dalam Kehidupan Sehari–hari

5 Contoh Penggunaan Internet Marketing Dalam Kehidupan Sehari–hari

5 Contoh Penggunaan Internet Marketing Dalam Kehidupan Sehari–hari

Penggunaan internet marketing dalam kehidupan sehari – hari sudah semakin marak dan diminati masyarakat. Dengan semakin berkembangnya teknologi, internet marketing telah menjadi kebutuhan masyarakat baik sebagai pembeli maupun penjual. Berikut ini adalah 5 contoh sistem yang diusung dalam internet marketing.

PPC (Pay Per Click)

Kadang konsumen yang tertarik dengan suatu iklan akan mengklik sebuah tampilan atau button. Maka, sistem PPC biasa digunakan sebagai cara untuk meraup keuntungan. Contoh program yang menggunakan sistem PPC adalah Id BlogNetwork, Google Adsense, AdsenseCamp, KlikSaya, Bidvertiser, Sitti, Infolink.

PPS (Pay Per sale)

Bagaimana cara sistem PPS dalam mendulang keuntungan? Dengan mempromosikan sebuah produk, maka seseorang akan mendapatkan komisi atau tambahan uang. Istilah lain untuk sistem PPS adalah afiliasi. Beberapa website yang menggunakan sistem internet marketing tersebut adalah www.clickbank.com dan www.Amazon.com.

PPL (Pay Per Lead)

Serupa dengan PPS, sistem PPL juga berkonsep afiliasi. Tahapan yang dapat dilakukan meliputi pengisian formulir, berlangganan newsletter atau katalog baru, coba gratis, dan sebagainya. www.MaxBounty.com memberikanfasilitas ini sebagai cara untuk meningkatkan keuntungan.

Online Auction

Pelelangan tidak hanya bisa dilakukan secara langsung, namun juga secara online. Online Auction contohnya dilakukan oleh situs www.eBay.com, dan www.Flippa.com. Di sana, ada berbagai macam produk yang dijual dengan harga terjangkau. Selain terjangkau, ditawarkan juga diskon yang sensasional.

5 Contoh Penggunaan Internet Marketing Dalam Kehidupan Sehari–hari

Online Reseller

Kalau yang satu ini, prosesnya jauh lebih mudah dan murah untuk dilakukan. Online reseller merupakan kegiatan dimana seseorang menjualkan barang milik orang lain sebagai salah satu cara menuai komisi. Online reseller memiliki nama lain makelar. Dengan menjadi perantara sebuah transaksi jual beli, maka seseorang akan mendulang banyak keuntungan tanpa harus terancam dengan resiko tidak lakunya barang jualan.

Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa online reseller adalah perantara saja. Hal ini bukan berarti tanpa resiko. Adakalanya konsumen bersikap curang atau penjual yang memiliki produk tidak sesuai harapan. Jadi, segala hal baik dari sisi penjual maupun pembeli juga harus dioptimalkan informasinya. Jangan sampai terjadi kesalahan yang dapat mengakibatkan kerugian.

Dari ke 5 contoh penggunaan internet marketing dalam kehidupan sehari – hari di atas, seluruhnya memiliki keunggulan dan kekurangan masing – masing. Jadi, setiap orang yang membutuhkan pemanfaatan internet marketing wajib mempelajari seluk beluknya. Pelajari lebih lanjut dan bertanya kepada ahli juga sangat penting. Karena, bagaimanapun juga jual beli tanpa tatap muka jauh lebih beresiko.

 

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

Sosial media marketing pada waktu ini sering dimanfaatkan sebagai sarana menambah jumlah konsumen baik oleh online shop murni maupun offline shop yang bisa dikunjungi secara fisik. Bagi pengusaha online, sosial media memiliki beberapa peranan besar yang bisa memaksimalkan omset penjualan. Berikut adalah 4 fungsi sosial media marketing pada usaha online.

Bisa Bertanya – Jawab Dengan Konsumen

Jika pemilik usaha online selalu stand by memantau perkembangan tokonya, maka pembeli dapat langsung bertanya jawab terkait produk. Biasanya pembeli agak malas menghubungi via telepon karena khawatir ada penjual yang selalu memberikan promosi secara berlebihan. Dengan melakukan chat via sosial media, pembeli akan lebih leluasa bertanya jawab karena tidak harus membeli jika produk ternyata tidak cocok.

Di sisi lain, pengusaha online juga harus bijaksana. Cantumkan pula bahwa pertanyaan bebas diajukan meskipun tidak membeli. Berikan informasi yang akurat, detail dan dengan bahasa tulis atau verbal yang ramah. Meskipun tidak membeli, kesan yang menyenangkan bisa membuat usaha online tersebut direkomendasikan calon konsumen yang tidak jadi tersebut pada temannya dan akhirnya jadi membeli.

Mendapat Feedback Setelah Pembelian

Testimoni dari pembeli setelah merasakan kualitas barang atau pelayanan akan sangat membantu meningkatkan jumlah pembeli. Jika testimoni positif semakin banyak, maka online shop tersebut akan dianggap profesional dan berkualitas. Sehingga, lama – kelamaan usaha apapun itu bisa menjadi semakin berkembang.

Review Produk Gratis

Beberapa blogger atau youtuber sering mengunggah review produk meskipun tanpa ada perjanjian. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi pengusaha online karena akan semakin banyak masyarakat dunia maya yang melihat review tersebut. Jika review baik, maka produk dan pelayanan yang ditawarkan bisa menjadi prioritas utama di bidangnya.

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

Rekomendasi Berantai Tanpa Bayar

Beberapa orang sangat mempercayai “jaringan rekomendasi teman”. Contohnya saat seseorang membeli produk elektronik di online shop A, dimana membeli produk elektronik cukup rawan dengan penipuan. Jika pengusaha jujur dan memberikan layanan secara maksimal, maka online shop tersebut akan menjadi perbincangan dalam “grup teman” yang ada di sosial media. Secara tidak langsung, hanya dengan memberi layanan terbaik pengusaha sudah melakukan iklan dan membuat seseorang merekomendasikan tokonya secara berantai tanpa bayar.

Itulah tadi 4 fungsi sosial media marketing pada usaha online. Jadi, mulai saat ini sebaiknya para pengusaha online juga semakin jeli dalam memanfaatkan sosial media. Mungkin saja hal itu akan menjadi titik awal kesuksesan usaha.

Apa Itu Sosial Media Marketing

Apa Itu Sosial Media Marketing

Apa Itu Sosial Media Marketing

Sosial media marketing adalah suatu teknik berjualan online melalui sosial media. Ada beberapa cara melakukan sosial media marketing yaitu lewat status pribadi, lewat grup, atau lewat pesan di tampilan orang lain. Seluruhnya adalah bentuk usaha agar produk dan jasa yang dibuat bisa lebih dikenal konsumen. Berikut adalah contoh – contoh sosial media marketing yang sering digunakan.

Sosial media marketing menciptakan efek viral yang menyebabkan sebuah barang menjadi trending. Jika barang tersebut sudah menjadi tren di dunia maya, maka cepat atau lambat permintaannya juga akan naik. Pada teori pengembangan website, peran sosial media dalam penjualan dan pengunjung website sangat tinggi. Hal ini juga dipengaruhi faktor masyarakat Indonesia yang gemar menjelajahi alam viral.

Sosial media adalah salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mempromosikan produk suatu usaha. Kepopulerannya hampir menyamai mesin pencari. Untuk pengusaha online yang jeli terhadap peluang, pemanfaatan sosial media sebagai langkah marketing adalah cara untuk membangun reputasi dan citra online shop.

Seperti namanya, sosial media memang memiliki tujuan utama sebagai ajang bersosialisasi satu orang dengan lainnya. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi sosial media kini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi baik ke teman, rekan, atau orang lain yang dirasa cukup berpotensi menjadi konsumen. Tidak jarang pula, beberapa online shop menjadi prioritas karena barang yang dijualnya menjadi rekomendasi teman – teman di sosial media, meskipun bukan teman di dunia nyata.

Apa Itu Sosial Media Marketing

Selain promosi langsung, sosial media marketing juga bisa dilakukan dengan cara membuat grup. Grup yang dimaksud bisa berupa grup bisnis, grup iklan, atau langsung grup yang memang khusus menjual satu nama produk saja. Semua grup bisa berpotensi asal dimanfaatkan dengan baik.

Berdasarkan penelitian, jumlah orang yang membagi promo produk baik di website atau akunnya sendiri pada sosial media lebih diminati saat muncul pada beranda. Contohnya saja si A yang telah membeli suatu produk dan memfotonya. Lalu status tersebut dishare banyak orang. Maka jenis produk yang difoto tersebut bisa menjadi trending dan akan banyak dicari.

Selain dari kolom share, cara lain yang bisa ditempuh adalah dengan mengadakan lomba terkait produk – produk yang dijual. Beberapa online shop memilih jalur “give away” atau “photo contest” dengan menggunakan produk tersebut. Kewajiban para peserta adalah membagi di akunnya untuk mendapat like sebanyak – banyaknya. Cara ini termasuk sangat efektif dalam mencari konsumen karena akan semakin banyak orang yang melihat produk tersebut.

Fungsi SEO Pada Usaha Online

Fungsi SEO Pada Usaha Online

Fungsi SEO Pada Usaha Online

SEO memiliki berbagai fungsi dalam menghubungkan konsumen yang menginginkan suatu produk berupa barang atau jasa dengan produsen. Agar fungsi SEO pada usaha online bisa berjalan maksimal, terdapat beberapa cara sebagai langkah inovasi.

Berikut adalah cara yang bisa ditempuh dalam meningkatkan berbagai produk dan jasa uang dijual secara online:

Membuat Ulasan Produk

Agar fungsi SEO pada usaha online dapat dirasakan secara optimal, ulasan produk juga harus jelas. Hal ini disebabkan sudah semakin pintarnya konsumen dalam membubuhkan kata kunci. Contohnya, beberapa konsumen mengetik kata kunci “detail tas branded” saat ingin membeli tas bermerk. Maka tanpa judul detail, website  yang dibuat tidak akan sampai di tangan konsumen. Hal ini disebabkan karena website tidak muncul dalam daftar hasil pencarian.

Melakukan Penelitian Judul

Pada umunya, rata – rata toko online terutama yang memiliki banyak koleksi tidak mencantumkan deskripsi dalam bentuk narasi. Oleh karena itu, judul hampir memiliki peran paling dominan agar bisa terdeteksi SEO. Penelitian judul dapat dilakukan dari sisi pemilik usaha sebagai konsumen. Setelah mengetikkan beberapa kata kunci, cobalah untuk menganalisis judul mana yang biasa muncul sebagai daftar teratas. Dengan demikian, pemilik website akan bisa mengondisikan judul produknya sesuai dengan yang lebih cepat tertangkap SEO.

Kolom Review Konsumen

Beberapa website yang sering menjadi daftar papan atas biasanya memiliki kolom review konsumen yang memang dirancang khusus untuk konsumen. Jadi, setelah membeli produk, konsumen bisa menjelaskan kelebihan dan kekurangan baik produk maupun pelayanan online shop. Hal ini juga menjadi poin penting karena ada beberapa jenis konsumen yang mengetik kata “review” sebelum mencari produk karene membutuhkan informasi lebih terkait kelebihan dan kekurangan produk.

Contohnya seorang konsumen yang ingin membeli kipas angin merk A. Adakalanya mereka akan mengetik “Review Kipas Angin A” atau “Review Kipas Angin Merk A” sehingga kolom review website akan muncul. Dari sana, produk lain yang dijual juga bisa terlihat dan diakses oleh konsumen.

Fungsi SEO Pada Usaha Online

Membubuhkan Kata “Gambar”

Konsumen yang cukup jeli tidak akan membeli kucing dalam karung. Oleh sebab itu, beberapa dari mereka membubuhkan kata “gambar” pada mesin pencarian. Jadi, akan lebih baik jika setiap produk dan jasa yang dijual disertai gambar yang sopan, relevan, dan akan lebih baik jika real pict. Contohnya untuk pompa air jenis tertentu, orang yang tidak mengerti pompa akan bingung saat hendak membelinya. Membubuhkan judul dan gambar yang sesuai pasti akan semakin meyakinkan konsumen bahwa toko tersebut memang bonafit. Bisa jadi toko tersebut menjadi top search di SEO.

3 Pertanyaan Penting Tentang Internet Marketing

3 Pertanyaan Penting Tentang Internet Marketing

3 Pertanyaan Penting Tentang Internet Marketing

Internet marketing adalah suatu kegiatan yang dilakukan memakai teknologi internet sebagai upaya mempromosikan produk berupa barang atau jasa. Nama lain dari internet marketing adalah e – marketing. Contohnya jika seorang pengusaha menggunakan internet sebagai salah satu cara untuk membuat katalog online. Lalu, pembeli akan bisa mengakses gambar – gambar tersebut dan memesannya. Hal itulah yang menjadi tujuan internet marketing, yakni terciptanya transaksi jual beli melalui perantara internet.

Berikut ini adalah 3 pertanyaan penting tentang internet marketing yang biasa menjadi bahan pikiran para penjual atau pembeli online.

Dimana Internet Maketing Digunakan?

Karena aksesnya berhubungan dengan internet, maka internet marketing bisa dilakukan dimana saja selama terhubung dengan koneksi internet. Koneksi internet dapat diakses melalui PC, laptop, tablet, atau smartphone dengan Wi – Fi maupun data seluler.

Jadi, bagi pengusaha yang ingin menjual atau mempromosikan produknya dengan internet marketing sebaiknya memiliki koneksi internet sendiri. Koneksi internet yang terus ada dapat membuat pengusaha bisa segera menjawab jika muncul notifikasi pertanyaan konsumen.

Kapan Saat Yang Tepat Menggunakan Internet Marketing?

Saat ini merupakan jawaban yang selalu tepat jika seseorang bertanya kapan saat yang tepat dalam menggunakan internet marketing. Hal ini berhubungan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Bahkan orang – orang sudah tidak terlalu ingin berjalan – jalan untuk belanja karena semua hal bisa dibeli lewat smartphone.

Karena itu, sebaiknya pengusaha yang memanfaatkan internet marketing bisa lebih cermat dalam mengaplikasikannya. Internet marketing akan sangat membantu menjawab pertanyaan seputar transaksi jual beli. Pengusaha akan lebih standby seolah – olah toko tersebut buka 24 jam.

Siapa Saja Yang Membutuhkan Internet Marketing?

Karena teknologi internet semakin banyak berkembang dan tersebar di seluruh pelosok negeri, internet marketing menjadi dibutuhkan semua orang. Meskipun bukan online seller sejati, tetapi memanfaatkan internet marketing juga bisa digunakan setiap orang.

3 Pertanyaan Penting Tentang Internet Marketing

Jika semua orang memanfaatkan internet marketing secara optimal, maka proses transaksi akan bisa terjangkau sampai pelosok negeri. Hal ini tentu dapat memaksimalkan kegiatan masyarakat Indonesia dalam penjualan, pembelian, dan segala pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan.

Itulah 3 pertanyaan penting tentang internet marketing yang kerap dipertanyakan baik masyarakat umum maupun yang ingin terjun ke dunia jual beli online. Oleh karena itu, sebaiknya internet bisa menjangkau semua lini dan menjadi media dalam pemenuhan kebutuhan. Tidak hanya itu, internet marketing juga sangat bisa menjadi ladang pekerjaan baru.

 

Serba-serbi SEO: Pengertian, Fungsi dan Implementasinya

Serba-serbi SEO: Pengertian, Fungsi dan Implementasinya

Serba-serbi SEO: Pengertian, Fungsi dan ImplementasinyaDalam perkembangan laju teknologi, semakin banyak inovasi pada pelayanan internet. Salah satu inovasi yang banyak dimanfaatkan pengguna internet adalah SEO. SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optmization atau Optimisasi Mesin Pencari (OPM). Supaya Anda lebih mengenalnya, berikut adalah serba – serbi SEO mulai pengertian, fungsi, hingga implementasinya.

Pengertian SEO

SEO memiliki pengertian suatu proses  dengan menggunakan suatu rumus algoritma yang dilakukan untuk menaikkan kuantitas dan kualitas jumlah pembuka website tertentu melalui kata kunci pada situs. Jika seorang pengguna internet memasukkan kata kunci, maka SEO akan membantu proses pencarian dengan menghubungkan website terkait dengan tujuan si pencari.

Awal mula SEO adalah kurang akuratnya webmaster dalam menguhubungkan pengguna dengan website yang diinginkan. Hal ini lalu memicu inovasi baru dengan menggunakan algoritma agar bisa tercipta suatu proses yang akurat dan lebih berkaitan dengan keinginan pencarinya.

Fungsi SEO

Karena website diharapkan dapat memberikan dana tambahan bagi pembuatnya, maka semakin banyak viewers akan membuat kucuran uang semakin lancar. Jadi, SEO sangat bermanfaat bagi para pebisnis. Kata kunci yang diberikan pada SEO dapat mengantarkan calon konsumen pada penjual yang cocok. Dengan kata lain, SEO sangat berguna untuk menghubungkan produsen dan konsumen.

Semakin atas nama sebuah perusahaan bisnis dalam SEO, maka semakin banyak pula peluangnya untuk bisa terhubung dengan konsumen. Dampak langsung dari hal ini adalah semakin berkembangnya jaringan konsumen yang dimiliki perusahaan tersebut. Jika konsumen sudah percaya, maka pelanggan pun akan terus meningkat. Terutama jika pelayanan perusahaan memang patut diprioritaskan.

Serba-serbi SEO: Pengertian, Fungsi dan Implementasinya

Implementasi SEO

Saat ini, implemantasi SEO sudah merambah ke berbagai lini contohnya lini bisnis, pendidikan, peternakan, perikanan, perindustrian dan bahkan pemerintahan. Di bidang bisnis dan ekonomi, para pengusaha membuat kata kunci yang sejelas mugkin untuk mempromosikan produk atau jasanya. Kata kunci yang detail dan tepat akan mempermudah suatu usaha agar muncul di paparan teratas pencarian.

Hampir seluruh konsumen tidak akan banyak membuka halaman mesin pencari. Mungkin hanya 1 – 2 halaman saja yang akan dibaca. Oleh karena itu, posisi iklan dan website perusahaan akan sangat berkaitan dengan penjualan. Meskipun terlihat sepele, namun SEO perlu dipelajari lebih lanjut agar dapat diimplementasikan secara optimal dan manfaatnya bisa dimaksimalkan.

Itulah tadi serba – serbi terkait SEO. Karena zaman semakin berkembang, akan lebih baik jika semua orang mulai mempelajari SEO sehingga bisa lebih mengenal teknologi dan inovasinya.

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

Usaha konvensional adalah suatu jenis usaha dibidang jasa atau produksi barang yang dilakukan dengan media promosi konvensional. Media promosi konvensional dapat berupa spanduk, majalah, iklan koran, brosur, sales dari pintu ke pintu, televisi dan radio. Sedangkan usaha online adalah suatu usaha yang media promosinya sudah berbasis internet. Media promosi online contohnya Facebook, Twitter, Instagram atau sosial media lainnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman, beberapa jenis usaha konvensional beralih atau menambah cara promosinya secara online. Terdapat beberapa perbedaan dan persamaan antara usaha konvensional dan online. Di bawah ini adalah 5 perbandingan usaha konvensional dan usaha online yang perlu diketahui sebelum memutuskan akan memilih usaha yang mana.

  • Jangkauan Pasar

Jangkauan pasar usaha konvensional lebih sempit dari usaha online. Hal ini disebabkan karena masih banyak orang yang tidak berlangganan koran atau majalah. Spanduk dan brosur pun biasa dibaca sekilas saja dan hanya beberapa yang pada akhirnya tertarik dengan produk tersebut.

Berbeda halnya dengan jangkauan pasar online. Saat ini hampir semua orang memiliki akun sosial media dan cukup mengerti tata cara membeli secara online. Jadi, konsumen dari pasar usaha online akan lebih luas dan bisa dari berbagai kalangan.

  • Sistem Pembukuan

Untuk sistem pembukuan atau jurnal, usaha online dan konvensional tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Pasalnya, kegiatan pembelian, penjualan dan pembayaran hampir sama. Jika ada perbedaan, itu hanyalah pada rincian alur masuk atau keluarnya saja.

  • Desain Inovasi

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha OnlineDesain inovasi usaha konvensional dan online sama – sama bisa dikembangkan secara optimal. Contohnya untuk inovasi di bidang produksi, distribusi, atau promosi. Intinya, jenis usaha apapun selalu membutuhkan inovasi yang dinamis agar bisa terus berjalan dan tidak tergerus perkembangan zaman.

 

  • Keterlibatan Rekan Usaha

Rekan pada usaha konvensional umumnya terdiri dari para ahli dan orang – orang yang terlibat langsung dengan proses usaha. Hal ini berbeda dengan usaha online. Ada beberapa perbedaan pada usaha online dimana konsumen pun bisa memberi testimoni dan kemudian di screenshot sebagai bukti bahwa online shop tersebut jujur.

  • Persaingan Bisnis

Seperti halnya semua jenis usaha, persaingan selalu ada dan perlu dihadapi secara bijaksana. Persaingan bisnis konvensional biasanya berada di sekitar lokasi usaha. Sedangkan pada bisnis online, persaingan bisa terjadi dalam jangkauan antar kota, pulau, bahkan negara. Namun, yang harus tetap diperhatikan adalah jangan sampai kecerdasan orang lain dalam berinovasi menjadikan seseorang benci dan tidak menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.