Category Archives: Usaha Online

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

Sosial media marketing pada waktu ini sering dimanfaatkan sebagai sarana menambah jumlah konsumen baik oleh online shop murni maupun offline shop yang bisa dikunjungi secara fisik. Bagi pengusaha online, sosial media memiliki beberapa peranan besar yang bisa memaksimalkan omset penjualan. Berikut adalah 4 fungsi sosial media marketing pada usaha online.

Bisa Bertanya – Jawab Dengan Konsumen

Jika pemilik usaha online selalu stand by memantau perkembangan tokonya, maka pembeli dapat langsung bertanya jawab terkait produk. Biasanya pembeli agak malas menghubungi via telepon karena khawatir ada penjual yang selalu memberikan promosi secara berlebihan. Dengan melakukan chat via sosial media, pembeli akan lebih leluasa bertanya jawab karena tidak harus membeli jika produk ternyata tidak cocok.

Di sisi lain, pengusaha online juga harus bijaksana. Cantumkan pula bahwa pertanyaan bebas diajukan meskipun tidak membeli. Berikan informasi yang akurat, detail dan dengan bahasa tulis atau verbal yang ramah. Meskipun tidak membeli, kesan yang menyenangkan bisa membuat usaha online tersebut direkomendasikan calon konsumen yang tidak jadi tersebut pada temannya dan akhirnya jadi membeli.

Mendapat Feedback Setelah Pembelian

Testimoni dari pembeli setelah merasakan kualitas barang atau pelayanan akan sangat membantu meningkatkan jumlah pembeli. Jika testimoni positif semakin banyak, maka online shop tersebut akan dianggap profesional dan berkualitas. Sehingga, lama – kelamaan usaha apapun itu bisa menjadi semakin berkembang.

Review Produk Gratis

Beberapa blogger atau youtuber sering mengunggah review produk meskipun tanpa ada perjanjian. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi pengusaha online karena akan semakin banyak masyarakat dunia maya yang melihat review tersebut. Jika review baik, maka produk dan pelayanan yang ditawarkan bisa menjadi prioritas utama di bidangnya.

4 Fungsi Sosial Media Marketing Pada Usaha Online

Rekomendasi Berantai Tanpa Bayar

Beberapa orang sangat mempercayai “jaringan rekomendasi teman”. Contohnya saat seseorang membeli produk elektronik di online shop A, dimana membeli produk elektronik cukup rawan dengan penipuan. Jika pengusaha jujur dan memberikan layanan secara maksimal, maka online shop tersebut akan menjadi perbincangan dalam “grup teman” yang ada di sosial media. Secara tidak langsung, hanya dengan memberi layanan terbaik pengusaha sudah melakukan iklan dan membuat seseorang merekomendasikan tokonya secara berantai tanpa bayar.

Itulah tadi 4 fungsi sosial media marketing pada usaha online. Jadi, mulai saat ini sebaiknya para pengusaha online juga semakin jeli dalam memanfaatkan sosial media. Mungkin saja hal itu akan menjadi titik awal kesuksesan usaha.

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha Online

Usaha konvensional adalah suatu jenis usaha dibidang jasa atau produksi barang yang dilakukan dengan media promosi konvensional. Media promosi konvensional dapat berupa spanduk, majalah, iklan koran, brosur, sales dari pintu ke pintu, televisi dan radio. Sedangkan usaha online adalah suatu usaha yang media promosinya sudah berbasis internet. Media promosi online contohnya Facebook, Twitter, Instagram atau sosial media lainnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman, beberapa jenis usaha konvensional beralih atau menambah cara promosinya secara online. Terdapat beberapa perbedaan dan persamaan antara usaha konvensional dan online. Di bawah ini adalah 5 perbandingan usaha konvensional dan usaha online yang perlu diketahui sebelum memutuskan akan memilih usaha yang mana.

  • Jangkauan Pasar

Jangkauan pasar usaha konvensional lebih sempit dari usaha online. Hal ini disebabkan karena masih banyak orang yang tidak berlangganan koran atau majalah. Spanduk dan brosur pun biasa dibaca sekilas saja dan hanya beberapa yang pada akhirnya tertarik dengan produk tersebut.

Berbeda halnya dengan jangkauan pasar online. Saat ini hampir semua orang memiliki akun sosial media dan cukup mengerti tata cara membeli secara online. Jadi, konsumen dari pasar usaha online akan lebih luas dan bisa dari berbagai kalangan.

  • Sistem Pembukuan

Untuk sistem pembukuan atau jurnal, usaha online dan konvensional tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Pasalnya, kegiatan pembelian, penjualan dan pembayaran hampir sama. Jika ada perbedaan, itu hanyalah pada rincian alur masuk atau keluarnya saja.

  • Desain Inovasi

5 Perbandingan Usaha Konvensional dan Usaha OnlineDesain inovasi usaha konvensional dan online sama – sama bisa dikembangkan secara optimal. Contohnya untuk inovasi di bidang produksi, distribusi, atau promosi. Intinya, jenis usaha apapun selalu membutuhkan inovasi yang dinamis agar bisa terus berjalan dan tidak tergerus perkembangan zaman.

 

  • Keterlibatan Rekan Usaha

Rekan pada usaha konvensional umumnya terdiri dari para ahli dan orang – orang yang terlibat langsung dengan proses usaha. Hal ini berbeda dengan usaha online. Ada beberapa perbedaan pada usaha online dimana konsumen pun bisa memberi testimoni dan kemudian di screenshot sebagai bukti bahwa online shop tersebut jujur.

  • Persaingan Bisnis

Seperti halnya semua jenis usaha, persaingan selalu ada dan perlu dihadapi secara bijaksana. Persaingan bisnis konvensional biasanya berada di sekitar lokasi usaha. Sedangkan pada bisnis online, persaingan bisa terjadi dalam jangkauan antar kota, pulau, bahkan negara. Namun, yang harus tetap diperhatikan adalah jangan sampai kecerdasan orang lain dalam berinovasi menjadikan seseorang benci dan tidak menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.